ENDE – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Gugus 1 berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Ende Selatan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman satuan pendidikan tentang tata kelola dan sistem penjaminan mutu pendidikan.
Bimtek tersebut diikuti oleh peserta yang diutus dari sejumlah satuan pendidikan, yakni SMP Negeri 1 Ende Selatan, SMK Katolik Syuradikara, SMA Tri Dharma, SMK Yos Sudarso, SDI Bhoanawa 2, serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Ende.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Maria Imaculata Woa, yang juga bertindak sebagai Fasilitator Daerah (FASDA).
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini berfokus pada tata kelola melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), yang mencakup Standar Nasional Pendidikan (SNP), Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP), Rapor Pendidikan, serta penerapan SPMI di satuan pendidikan.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Ende Selatan, Syaifusin Pua Riwa, S.Pd., menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya memiliki banyak prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Ia menjelaskan bahwa dalam bidang nonakademik, SMP Negeri 1 Ende Selatan pernah meraih Juara I Turnamen Voli Piala Yakob Kota dan Juara I Turnamen Voli MAN Ende. Sementara itu, dalam bidang akademik, sekolah tersebut juga menunjukkan perkembangan positif, yang ditandai dengan capaian Rapor Pendidikan berwarna hijau selama tiga tahun terakhir.
“Selama tiga tahun terakhir, Rapor Pendidikan kami berwarna hijau. Ini menunjukkan bahwa sekolah kami terus berupaya menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Kami juga membuka pintu bagi pihak SMA untuk melakukan promosi sekolah karena anak-anak kami memiliki banyak potensi dan bakat,” ungkap Syaifusin.
Ia berharap, melalui kegiatan Bimtek SPMI ini, setiap satuan pendidikan dapat saling belajar, berbagi pengalaman, serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Sementara itu, Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Maria Imaculata Woa, menyampaikan bahwa dari sekitar 750 sekolah di Kabupaten Ende, sebanyak 66 sekolah menerima dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja.
Menurutnya, sekolah-sekolah penerima dana tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan pendidikan lainnya, terutama melalui praktik-praktik baik yang dapat dibagikan dan diterapkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.
Sekolah-sekolah penerima dana BOS Kinerja diharapkan menjadi teladan dalam pelaksanaan program pendidikan yang berkualitas serta berbagi praktik baik dengan sekolah lainnya. Dengan demikian, upaya peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Pengawas (Korwas), Don Kato, menegaskan bahwa Standar Nasional Pendidikan (SNP) merupakan tolok ukur mutu pendidikan di Indonesia sekaligus acuan utama dalam pelaksanaan penjaminan mutu pada tingkat satuan pendidikan.
Menurutnya, pemahaman terhadap SNP menjadi hal penting bagi sekolah agar pelaksanaan program pendidikan dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Melalui penerapan SPMI, satuan pendidikan diharapkan mampu melakukan evaluasi, mengidentifikasi kebutuhan perbaikan, serta menyusun langkah-langkah peningkatan mutu secara terencana dan berkelanjutan.
Pelaksanaan Bimtek SPMI Gugus 1 ini diharapkan menjadi wadah bagi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk memperkuat pemahaman mengenai sistem penjaminan mutu, membangun kolaborasi antarsekolah, serta berbagi praktik baik demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Ende.
Melalui kegiatan ini, seluruh satuan pendidikan yang terlibat diharapkan semakin berkomitmen dalam menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal sebagai bagian dari upaya membangun budaya mutu di lingkungan sekolah. Dengan kerja sama, evaluasi berkelanjutan, dan berbagi praktik baik, peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Ende diharapkan dapat diwujudkan secara nyata.di















